Cuman Banci yang pasang Stop Loss!!

Ada lagi yang mengatakan Stop Loss bikin bangkrut, karena tersentuh lebih dahulu sebelum menyentuh TP. Yang lebih hebat lagi adalah ungkapan ‘Marginku adalah Stop Loss ku’. .

Trading is so Simple...

Tulisan ini saya tujukan terutama bagi para pemula atau siapapun anda yang berpikir bahwa trading itu begitu rumit. Apa yang membuat anda memiliki pemikiran seperti itu?

Trade the News

Dengan memahami bagaimana memanfaatkan hal ini, anda dapat meningkatkan kemungkinan mendapatkan profit.

Kenali Resiko Anda

Kadang kala, seseorang berkonsentrasi pada seberapa banyak yang akan dihasilkan, dan tidak terlalu percaya bahwa situasi dapat saja berubah menjadi loss. .

" Trading for Living " mampukah anda?

Dengan kata lain, anda "harus" menghasilkan cukup profit yang terkadang pada kenyataanya, profit yang dihasilkan tidak pernah cukup. Mengapa? .

Showing posts with label Teknikal. Show all posts
Showing posts with label Teknikal. Show all posts

Wednesday, 19 December 2007

Berkenalan dengan Indicator Paling Populer : Moving Average

Salah satu indicator yang paling popular dan banyak digunakan selama aktivitas trading adalah Moving Average atau MA. Banyak diantara pelaku trading baru yang menggunakan MA ini berdasarkan saran dari para pendahulunya. Biasanya para pendahulu ini hanya akan memberikan suatu formula penggabungan MA dari beberapa periode yang berbeda, tanpa ada penjelasan lebih jauh mengenai MA itu sendiri. Umumnya para pendahulu ini akan memberikan petunjuk jika MA saling memotong maka itu adalah signal untuk entry market atau sebaliknya exit market.
Nah bagi anda yang selama ini hanya sekedar mengikuti petunjuk dari para pendahulu, saya akan mengajak anda untuk sedikit mengenal apa itu sebenarnya MA.
Moving Average adalah rata rata harga saham, forex atau produk tertentu dalam jangka waktu tertentu. Jadi 10 hari MA merupakan rata rata harga dalam 10 hari terakhir. Dalam penerapannya di chart forex yang kita gunakan, jika gunakan periode 5, maka itu merupakan harga rata rata dari 5 candle terakhir.
MA terutama digunakan untuk mengidentifikasi atau mendefinisikan trend. Semakin besar periode yang kita gunakan missal MA 100 atau 200 maka semakin panjang pula trend nya (long term). Sebaliknya semakin pendek peride MA yang kita gunakan maka akan semakin pendek pula trend yang teridentifikasi (short term). Prinsip dasar menggunakan MA sebagai penentu trend adalah, ketika harga berada di atas MA, maka itu adalah uptrend. Sebaliknya, harga berada di bawah MA, itu berarti downtrend. Namun penting untuk diperhatikan periode dari MA yang digunakan. Karena bisa saja di periode kecil (short term) telah menunjukkan downtrend, namun periode besar (long term) nya masih menunjukkan uptrend.
Signal perubahan trend pada MA adalah crossover. Ketika harga berpindah dari atas MA ke bawah MA berarti down trend dan sebaliknya. Signal perubahan trend juga dapat diketahui dari persilangan 2 MA dengan periode yang berbeda. Ketika MA dengan periode lebih kecil bersilangan di atas MA dengan periode lebih besar itu berarti uptrend, dan sebaliknya. Selain menunjukkan trend, MA juga dapat digunakan sebagai garis support dan resisten
Hal penting yang perlu diingat dalam penggunaan MA adalah sifat MA sebagai indicator lagging. Semakin besar periode MA, maka semakin besar lag-nya. Ini berarti tanda perubahan trend pada MA periode besar lebih lambat dari perubahan harga sesungguhnya. Hal lain yang juga tidak kalah penting, MA bekerja baik pada periode trend. Di luar periode trend atau sideways, akan menampakkan banyak whipsaw atau pola gergaji di sekitar MA dan banyak menghasilkan signal yang keliru.
Terakhir, strategi trading yang dibuat dengan menggunakan MA memerlukan indicator tambahan untuk menutup kekurangan dari MA ini.
===========
Happy Trading
===========

Monday, 27 August 2007

Indikator Teknikal, Perlu atau Tidak? (bagian ke 2)

Kami harus berterimakasih kepada anda, yang telah mengkritik posting kami sebelumnya. Kami dapat membuktikan beberapa informasi, dan fakta-fakta yang secara logis tidak dapat dibantah. Namun begitulah kenyataan, hidup selalu terdiri atas pro dan kontra.


"saya pikir, bila anda menguasai tentang william AD, anda mungkin tidak bisa berkata demikian, karena indikator ini memang benar menunjukkan kemana market akan bergerak. Memang tidak ada yang sempurna, tapi indikator ini memang benar mampu untuk mendeteksi tujuan dan arah market, tidak seperti yang lainnya..."



Kami telah menyediakan fakta logis sebelumnya, dan tidak akan kami diskusikan kembali kali ini. Market mamang bergerak beberapa persen dari level-level yang telah di tunjukkan oleh indikator teknikal, namun pergerakan di masa depan tidak memiliki keterkaitan (ketergantungan) dari apa yang telah terjadi di masa lalu. Kami percaya tidak seorangpun memiliki bukti bahwa keterkaitan atau ketergantungan ini memang benar-benar ada. Tetapi, bila anda tetap bersikukuh bahwa memang benar indikator teknikal dapat menunjukkan akan kemana market bergerak, itu hak anda, kami tidak akan beradu argumen tentang ini.

Kami tidak akan membicarakan itu hari ini, kami hanya ingin berbagi sedikit lelucon dan berbagi kejengkelan tentang sisi mana saja yang anda mungkin salah. Bahkan, kami akan membicarakan nilai kebenaran mengenai penggunaan analisa teknikal. Kebenaran harus ditegakkan, kami tidak akan menyarankan sistem yang berdasarkan analisa teknikal, bila tidak dibarengi dengan money management yang baik.

Penggunaan sistem yang berdasarkan analisa teknikal memiliki karakteristik yang berbeda dibanding dengan sistem yang lain. Sistem ini juga memiliki kemungkinan profit yang sangat cepat, dan sangat besar. Ketika kondisi-kondisi market sesuai dengan apa yang di prediksikan oleh indikator teknikal, rangkaian profit akan dapat kita jaring dalam satu waktu, bahkan dapat dilipat gandakan berkali-kali dengan money management yang sempurna tanpa banyak melipat gandakan resiko.

Kuncinya adalah, pastikan bahwa strategi money management anda sesuai dengan harapan yang logis dan realistis. Anda tidak perlu memulai dengan jumlah yang besar, mulailah dengan jumlah kecil, dan biarkan strategi money management bekerja secara geometris mengembangkan profit anda.

Kabar baik lainnya adalah, anda juga dapat mendesain strategi money management anda untuk dapat melindungi profit yang telah dihasilkan ketika rally berakhir. Inilah keuntungan terbesar yang akan diperoleh ketika menggunakan analisa teknikal yang didampingi oleh money management yang sempurna.

Demikianlah konteks yang benar dalam memahami analisa teknikal. Bila anda mencoba untuk melihat dari sudut bahwa indikator teknikal dapat memprediksi pergerakan harga, anda hanya akan mendapat kekecewaan, cepat atau lambat.

Trading merupakan kegiatan yang sederhana namun rumit. Melihat dari berbagai sudut adalah bijaksana, tidak ada yang pasti, hanya satu hal yang pasti, loss atau profit. Trading lah secara cerdas, jangan fanatis terhadap suatu sistem, pada akhirnya hanya anda yang bijaksana yang dapat memenangkan pertarungan ini.

Sunday, 19 August 2007

Indikator Teknikal, Perlu atau Tidak?

Banyak pertanyaan yang diajukan kepada kami, "apakah mungkin, trading tanpa menggunakan indikator teknikal? apakah profitable?" Banyak yang secara sederhana mengatakan bahwa, "saya tidak setuju, saya sudah menghasilkan banyak uang karena penggunaan indikator teknikal"

Berdasarkan fakta di atas, kami hanya ingin mengklarifikasikan bahwa kami tidak pernah mengatakan bahwa trader tidak dapat menghasilkan profit banyak karena penggunaan indikator, dan kami tidak pernah mengatakan bahwa menggunakan indikator adalah salah. Kami hanya mengatakan bahwa sangat mungkin untuk entry posisi tanpa menggunakan indikator, indikator bagi kami hanyalah alat yang menunjukkan apa yang sudah ada di layar grafik itu sendiri, indikator menunjukkan pasar dimana dan telah dalam kondisi apa, tetapi tidak pernah menyebutkan kemana pasar akan tertuju. Satu Hal yang kami tekankan disini adalah, indikator teknikal tidak pernah memberi tahu siapapun juga tentang masa depan. Anda, sebagai seorang trader, menginterpretasikan dengan pikiran anda sendiri tentang kemana indikator akan tertuju.

Sebagai contoh, bila stochastics bergerak di atas 80%, maka kita akan memiliki 2 interpretasi:

1. Pasar sedang dalam kondisi over bought, dan seharusnya akan kembali turun.

2. Pasar sedang kondisi trend kuat untuk naik, dan akan berlanjut ke arah yang lebih tinggi.

Mana yang benar? terkadang point nomer 1 benar, dan terkadang nomer 2 pun benar. Yang paling benar, andalah orang yang membuat pernyataan akan kemana harga akan tertuju, bukan indikator.
Mengetahui hal diatas, silahkan anda menganalisa kembali berdasarkan sejarah statistik. Bila stochastics berada di atas 80% dan beberapa hal lainnya mendukung, market mungkin saja bisa dipastikan telah bergerak 65% lebih tinggi pada saat itu. Namun, tetap saja, tidak menggambarkan apa yang akan terjadi kemudian, tetap saja hanya menggambarkan keadaan yang telah lewat. Andalah yang memutuskan untuk menggunakan data-data statistik itu atau tidak. Tetapi, tidak ada yang menjamin bahwa angka 65% akan tetap terjadi kemudian. Inilah fakta yang sebenarnya.

Akhirnya, kami juga ingin menyebutkan bahwa ada beberapa faktor lainnya yang memiliki peran penting dalam "penterjemahan" sebuah indikator teknikal. Kapan dan dimana seorang trader memutuskan untuk entry atau exit point adalah hal yang mempengaruhi sebuah transaksi bisa menghasilkan profit atau tidak. Bahkan bila market bergerak lebih tinggi 65% sekalipun di masa depan, tetap tidak mencerminkan kalau itu adalah 65% yang sama, bisa jadi itu adalah 65% dari penurunan 35% sebelumnya. Dan bila ternyata anda memutuskan untuk entry pada point 65% tersebut, anda telah mengalami loss karena pasar bergerak turun 35% untuk kemudian baru naik. Kami tidak perduli, seberapa akurat market bergerak lebih rendah atau lebih tinggi bila itu berdasarkan indikator.


Itulah kebenaran sejati dalam trading.

==========
@2007 Solo Trading Consultant
Anda dapat mempelajari lebih lanjut tentang metode smart trading kami, dan philosophy yang terkandung di baliknya, silahkan bergabung.
==========